Apa Itu Pallet Karton? Fungsi dan Barang yang Cocok Dikirim

Promo Layanan Udara Papandayan Cargo
Pallet karton sebagai alas muatan ringan untuk membantu penataan, handling, dan pengiriman barang sesuai berat serta karakter kemasan.

Papandayan Cargo – Pallet karton adalah pallet berbahan dasar karton bergelombang (corrugated cardboard) atau material berbasis kertas yang dirancang sebagai alas untuk menopang dan memudahkan penanganan barang. Dibandingkan pallet kayu atau plastik, pallet karton memiliki bobot yang lebih ringan dan dapat menjadi pilihan untuk jenis muatan tertentu.

Namun, pallet karton tidak otomatis cocok untuk setiap barang. Kemampuan menahan beban bergantung pada desain, konstruksi, kualitas material, kondisi lingkungan, serta cara muatan ditata di atas pallet. Karena itu, pemilihannya perlu disesuaikan dengan karakter barang dan kebutuhan pengiriman.

Pallet karton merupakan salah satu pilihan material pallet dalam logistik. Selain karton, terdapat beberapa jenis palet dalam cargo dan logistik dengan karakteristik berbeda yang penggunaannya perlu disesuaikan dengan berat, ukuran, dan kebutuhan penanganan barang. 

Pengertian Pallet Karton

Pallet karton merupakan alas muatan yang sebagian besar strukturnya dibuat dari material berbasis kertas, seperti corrugated cardboard. Beberapa desain menggunakan susunan berlapis atau struktur khusus agar pallet tetap ringan tetapi memiliki kekuatan yang sesuai dengan kebutuhan muatan.

Karakter utamanya adalah bobot yang relatif ringan dan material yang dapat didaur ulang. Karena itu, pallet jenis ini sering dipertimbangkan ketika pengguna ingin mengurangi bobot material kemasan atau menggunakan pallet yang tidak perlu dikembalikan setelah pengiriman.

Meski demikian, pemilihan pallet sebaiknya tidak hanya didasarkan pada material. Berat barang, distribusi beban, ukuran kemasan, cara penyusunan, kebutuhan forklift atau pallet jack, serta kondisi perjalanan tetap perlu dipertimbangkan.

Fungsi Pallet Karton dalam Pengiriman

Pada dasarnya, fungsi pallet karton tidak jauh berbeda dari pallet lainnya, yaitu membantu menempatkan beberapa kemasan dalam satu unit muatan sehingga lebih mudah ditata dan ditangani.

1. Menjadi Alas untuk Mengelompokkan Barang

Pallet karton dapat digunakan sebagai alas untuk mengelompokkan beberapa kardus atau kemasan menjadi satu kesatuan muatan.

Penataan seperti ini membantu barang tidak tersebar menjadi terlalu banyak unit kecil selama proses penyimpanan maupun pemindahan.

2. Mempermudah Penanganan Barang

Barang yang tersusun dengan baik di atas pallet lebih mudah dipindahkan menggunakan peralatan handling yang sesuai dengan desain pallet tersebut.

Namun, ukuran bukaan pallet, kekuatan bagian bawah, serta kapasitas bebannya tetap harus diperiksa sebelum digunakan bersama forklift atau pallet jack.

3. Membantu Mengurangi Bobot Material Pallet

Salah satu keunggulan pallet karton adalah bobotnya yang lebih rendah dibandingkan banyak pallet konvensional berbahan kayu.

Hal ini dapat menjadi pertimbangan ketika berat keseluruhan kiriman perlu dikontrol, terutama pada pengiriman yang memperhitungkan berat aktual maupun berat volumetrik. Corrugated pallet sendiri dipasarkan sebagai alternatif yang jauh lebih ringan dibandingkan pallet kayu.

Pada pengiriman udara atau air freight, berat dan dimensi kiriman merupakan informasi penting dalam menentukan skema pengiriman.

4. Mendukung Kebutuhan Pengiriman Sekali Jalan

Untuk skema pengiriman tertentu, pallet karton dapat dipertimbangkan ketika pallet tidak direncanakan untuk dikembalikan ke pengirim.

Material karton lebih mudah masuk ke aliran daur ulang dibandingkan pallet yang memerlukan pengembalian atau pengelolaan khusus setelah digunakan.

5. Menjadi Alternatif Material Berbasis Kertas

Karena sebagian besar materialnya berbasis kertas, pallet karton dapat menjadi salah satu alternatif dalam upaya mengurangi penggunaan material pallet tertentu.

Namun, aspek keberlanjutan tetap perlu dilihat secara menyeluruh, termasuk sumber material, frekuensi penggunaan, kemampuan daur ulang di lokasi tujuan, serta kebutuhan penggantian pallet.

Kelebihan Pallet Karton

Beberapa karakteristik yang membuat pallet karton dipertimbangkan untuk pengiriman antara lain:

  • bobot relatif ringan;
  • material berbasis kertas dapat didaur ulang;
  • tidak memiliki paku atau serpihan kayu;
  • dapat dibuat dalam ukuran dan konstruksi tertentu sesuai kebutuhan;
  • cocok untuk skema tertentu yang tidak membutuhkan pengembalian pallet.

Produsen corrugated pallet juga menawarkan desain dengan ukuran dan konstruksi berbeda karena kebutuhan daya tahan setiap supply chain tidak sama.

Jika ingin membandingkannya dengan material lain, pallet kayu memiliki karakteristik berbeda, terutama dari sisi bobot, daya tahan, dan penggunaannya untuk muatan tertentu.

Keterbatasan Pallet Karton yang Perlu Diperhatikan

Bobot ringan bukan berarti pallet karton merupakan pilihan terbaik untuk semua jenis pengiriman.

Sebelum digunakan, beberapa hal berikut tetap perlu diperiksa:

  • kapasitas beban pallet;
  • distribusi berat barang di permukaan pallet;
  • ukuran dan jumlah kemasan;
  • kestabilan barang ketika ditumpuk;
  • paparan air atau kelembapan;
  • metode loading dan unloading;
  • kebutuhan stacking;
  • jenis perjalanan dan frekuensi handling.

Spesifikasi pallet karton dapat berbeda antara satu desain dengan desain lainnya. Karena itu, kapasitas muatan sebaiknya mengikuti spesifikasi produk yang digunakan, bukan diasumsikan hanya berdasarkan materialnya.

Untuk barang yang memerlukan perlindungan lebih tinggi, jenis pallet juga perlu dikombinasikan dengan teknik packing barang yang sesuai dengan karakter muatan.

Barang yang Cocok Menggunakan Pallet Karton

Pallet karton lebih tepat dipertimbangkan untuk barang yang karakter muatannya sesuai dengan kapasitas pallet dan dapat ditata secara stabil.

Beberapa contohnya antara lain:

1. Produk FMCG dalam Kemasan Kardus

Makanan ringan, produk perawatan rumah, produk kebersihan, atau barang konsumsi lain yang sudah dikemas dalam kardus dapat dikelompokkan di atas pallet.

Yang perlu diperhatikan bukan hanya jenis produknya, tetapi juga berat total dan kestabilan susunannya.

2. Produk Fashion

Pakaian, sepatu, tas, dan aksesori yang dikemas dalam kardus umumnya memiliki karakter lebih ringan dibandingkan mesin atau material industri.

Pallet dapat membantu menggabungkan banyak karton menjadi satu unit penanganan.

3. Buku dan Produk Percetakan

Buku, dokumen, alat tulis, dan produk percetakan dapat menggunakan pallet karton selama berat total masih sesuai dengan spesifikasi pallet.

Buku perlu mendapat perhatian khusus karena ukurannya terlihat ringkas tetapi beratnya dapat meningkat cepat ketika ditumpuk dalam jumlah besar.

4. Produk Kosmetik Tertentu

Produk kosmetik yang sudah berada dalam kemasan sekunder atau kardus dapat dipaletisasi untuk mempermudah pengelompokan barang.

Namun, apabila produk mengandung cairan, material tertentu, atau memiliki ketentuan penanganan khusus, jenis barang tetap perlu diperiksa terlebih dahulu.

5. Aksesori Elektronik

Barang seperti casing, kabel, adaptor, aksesori komputer, dan produk elektronik kecil yang sudah dikemas dalam kardus dapat menjadi kandidat penggunaan pallet karton.

Untuk barang elektronik bernilai tinggi atau rentan, perlindungan barang tidak boleh hanya mengandalkan pallet. Kemasan primer, bantalan, kardus, dan kebutuhan perlindungan tambahan tetap perlu disesuaikan.

Barang yang Perlu Dipertimbangkan Ulang

Pallet karton sebaiknya tidak langsung dipilih hanya karena lebih ringan.

Untuk muatan sangat berat, bentuk tidak beraturan, memiliki titik beban tinggi, sering dipindahkan, membutuhkan stacking berat, atau berpotensi terpapar kondisi yang tidak sesuai dengan spesifikasi pallet, alternatif lain mungkin lebih tepat.

Barang seperti mesin, komponen industri berat, material konstruksi, atau muatan dengan kebutuhan perlindungan tinggi perlu ditinjau berdasarkan berat, dimensi, titik tumpu, dan metode handling-nya.

Artinya, keputusan penggunaan pallet sebaiknya berangkat dari karakter barang, bukan sekadar kategori produk.

Apa yang Perlu Dicek Sebelum Menggunakan Pallet Karton?

Sebelum barang dikirim menggunakan pallet karton, setidaknya periksa:

  1. berat aktual seluruh barang;
  2. ukuran panjang, lebar, dan tinggi muatan;
  3. jumlah koli yang akan disusun;
  4. kapasitas pallet berdasarkan spesifikasi produsennya;
  5. posisi dan distribusi beban;
  6. kestabilan barang setelah disusun;
  7. kebutuhan wrapping, strapping, atau pelindung tambahan;
  8. metode handling selama pengiriman.

Penggunaan pallet karton memang dapat membantu menjaga bobot kemasan tetap ringan. Namun, jika susunan barang membuat ukuran kiriman menjadi besar, berat volumetrik cargo tetap dapat menjadi dasar yang perlu diperhitungkan dalam pengiriman. 

Bagaimana Papandayan Cargo Memeriksa Kesiapan Kemasan Barang?

Dalam proses Papandayan Cargo, informasi barang tidak berhenti pada nama barang dan tujuan pengiriman. Data awal yang diperiksa mencakup jenis barang, jumlah koli, bentuk kemasan, berat, dimensi, serta apakah barang sudah dipalet atau belum.

Ketika barang masuk ke proses inbound, jumlah koli, berat, dimensi, dan kondisi kemasan diperiksa kembali sebelum barang diberi label identifikasi per koli dan ditempatkan berdasarkan zona rute tujuan.

Karena itu, penggunaan pallet karton perlu dilihat sebagai bagian dari kesiapan kemasan secara keseluruhan. Jenis pallet harus sesuai dengan berat, ukuran, kestabilan muatan, karakter barang, serta kebutuhan handling selama perjalanan.

Papandayan Cargo tidak menganggap satu jenis pallet cocok untuk seluruh kiriman. Kebutuhan barang dan rute perlu diperiksa terlebih dahulu sebelum menentukan penanganan atau packing yang sesuai.

Kesimpulan

Pallet karton merupakan pallet berbahan dasar karton atau material berbasis kertas yang dapat digunakan untuk membantu mengelompokkan, menopang, dan menangani barang selama proses logistik. Bobotnya yang ringan dan material yang dapat didaur ulang menjadi dua karakter yang membedakannya dari banyak pallet konvensional.

Namun, pallet karton tidak bisa dipilih hanya berdasarkan jenis barang. Berat total, dimensi, distribusi beban, kestabilan susunan, kondisi perjalanan, dan metode handling tetap perlu diperiksa.

Dalam menyiapkan pengiriman cargo, pastikan jenis barang, jumlah koli, berat, dimensi, dan kondisi kemasan sudah diketahui sejak awal agar pilihan pallet maupun kebutuhan packing dapat disesuaikan dengan karakter kiriman.

FAQ tentang Pallet Karton

1. Apakah pallet karton kuat untuk barang berat?

Kekuatannya bergantung pada desain, struktur material, spesifikasi kapasitas, distribusi beban, dan kondisi penggunaan. Karena itu, kapasitas pallet harus diperiksa sebelum barang dimuat.

2. Apakah pallet karton bisa digunakan untuk pengiriman udara?

Bisa dipertimbangkan untuk jenis barang tertentu karena bobot pallet relatif ringan. Namun, kelayakannya tetap bergantung pada karakter barang, ukuran, kapasitas pallet, dan ketentuan pengiriman.

3. Apakah pallet karton lebih baik daripada pallet kayu?

Tidak selalu. Keduanya memiliki karakteristik berbeda. Pallet karton unggul dari sisi bobot dan material berbasis kertas, sedangkan pemilihan akhirnya harus mengikuti kebutuhan muatan dan handling.

4. Apakah pallet karton hanya bisa digunakan sekali?

Tidak selalu. Masa penggunaan bergantung pada konstruksi pallet dan kondisi selama pemakaian. Namun, pallet karton sering digunakan untuk kebutuhan pengiriman yang tidak mengharuskan pallet dikembalikan.

5. Barang apa yang cocok menggunakan pallet karton?

Barang dalam kemasan kardus dengan berat dan distribusi beban yang masih sesuai spesifikasi pallet, seperti sejumlah produk FMCG, fashion, percetakan, kosmetik tertentu, dan aksesori elektronik, dapat dipertimbangkan.

Berita dan Artikel Terbaru

Butuh Solusi Pengiriman yang Tepat?

Tim kami siap membantu Anda menentukan metode pengiriman terbaik sesuai jenis barang, rute, dan kebutuhan bisnis Anda.