Papandayan Cargo menyediakan jasa packing barang sebagai bagian dari kebutuhan persiapan pengiriman cargo. Jenis packing disesuaikan dengan karakter barang, kondisi kemasan awal, berat, dimensi, jumlah koli, serta kebutuhan perlindungan selama proses handling dan pengiriman.
Pilihan packing dapat berupa bubble wrap, kardus, stretch wrap, hingga packing kayu. Penggunaannya tidak disamaratakan karena setiap barang memiliki bentuk, tingkat kerentanan, dan kebutuhan perlindungan yang berbeda.
Daftar Isi
ToggleLayanan Packing Barang Papandayan Cargo
Packing membantu menyiapkan kondisi barang sebelum masuk ke tahapan pengiriman berikutnya.
Papandayan Cargo dapat menyesuaikan kebutuhan packing berdasarkan kondisi barang yang akan dikirim. Beberapa jenis packing yang dapat digunakan meliputi:
1. Bubble Wrap


Bubble wrap digunakan sebagai lapisan bantalan untuk membantu mengurangi benturan dan gesekan pada bagian barang yang rentan.
Jenis packing ini dapat digunakan sendiri maupun dikombinasikan dengan kemasan lain sesuai kebutuhan barang.
Bubble wrap membantu meredam benturan pada bagian barang yang rentan, sementara foam sheet lebih banyak digunakan sebagai lapisan pelindung permukaan dari gesekan atau goresan. Karena fungsi keduanya berbeda, pemilihan bubble wrap dan foam sheet perlu disesuaikan dengan karakter barang yang akan dipacking.
2. Packing Kardus


Kardus dapat digunakan untuk membantu melindungi permukaan sekaligus menyatukan barang yang belum memiliki kemasan luar yang memadai.
Ukuran dan kekuatan kardus perlu disesuaikan dengan berat, bentuk, serta kondisi barang di dalamnya.
3. Stretch Wrapping


Stretch wrap digunakan sebagai lapisan tambahan pada kemasan untuk membantu menjaga barang tetap tertutup serta mengurangi paparan debu, kelembapan, atau bagian kemasan yang terbuka.
Penggunaannya dapat dikombinasikan dengan material packing lainnya.
4. Packing Kayu


Packing kayu digunakan ketika barang membutuhkan struktur perlindungan tambahan, misalnya karena berat, bentuk, atau tingkat kerentanannya terhadap benturan.
Packing kayu digunakan ketika barang membutuhkan struktur perlindungan tambahan karena berat, bentuk, ukuran, atau tingkat kerentanannya. Penggunaan jasa packing kayu kemudian disesuaikan dengan karakter barang dan kebutuhan perlindungan sebelum pengiriman.
Barang Apa yang Dapat Membutuhkan Packing Tambahan?
Kebutuhan packing tidak hanya ditentukan oleh nama barang.
Barang dengan karakter yang sama sekalipun dapat membutuhkan perlindungan berbeda karena ukuran, berat, kemasan awal, atau kondisi fisiknya tidak selalu sama.
Packing tambahan dapat dipertimbangkan untuk beberapa kondisi seperti:
- barang pecah belah atau fragile;
- elektronik tertentu;
- mesin dan komponen;
- barang dengan permukaan yang mudah tergores;
- barang berukuran besar atau berat;
- barang dengan bagian menonjol atau rentan;
- barang yang kemasan awalnya belum cukup kuat untuk proses pengiriman.
Pada barang fragile seperti kaca atau keramik, packing perlu memperhatikan bantalan, ruang kosong di dalam kemasan, posisi barang, serta kekuatan kemasan luarnya. Karena itu, penerapan packing barang pecah belah perlu disesuaikan dengan bagian yang paling rentan terhadap benturan atau tekanan.
Bagaimana Papandayan Cargo Menentukan Kebutuhan Packing?
Sebelum jenis packing ditentukan, informasi mengenai barang perlu diperiksa terlebih dahulu.
Untuk menentukan kebutuhan packing, Papandayan Cargo mempertimbangkan beberapa informasi utama, seperti asal dan tujuan pengiriman, jenis barang, jumlah koli, berat dan dimensi, serta kondisi fisik dan kemasan barang. Bagian yang rentan atau membutuhkan perlindungan khusus juga menjadi pertimbangan sebelum jenis packing disesuaikan.
Informasi tersebut membantu menentukan apakah kemasan yang sudah digunakan masih memadai atau membutuhkan perlindungan tambahan.
Karena itu, keputusan penggunaan bubble wrap, kardus, stretch wrap, packing kayu, atau kombinasi beberapa material mengikuti kebutuhan aktual barang.
Packing Menjadi Bagian dari Persiapan Pengiriman Cargo
Packing tidak berdiri terpisah dari proses pengiriman.
Setelah barang diterima, kondisi fisik dan kemasannya menjadi salah satu bagian yang diperiksa sebelum barang masuk ke tahapan operasional berikutnya.
Packing menjadi salah satu bagian dari persiapan barang sebelum masuk ke tahapan pengiriman berikutnya, yang mencakup:
Inbound → timbang dan ukur → pemeriksaan kemasan → label per koli → pengelompokan berdasarkan rute → konsolidasi → manifest dan loading.
Artinya, kondisi packing berkaitan dengan kesiapan barang untuk menjalani proses handling selanjutnya.
Tahapan packing kemudian menjadi bagian dari rangkaian proses pengiriman cargo sebelum barang masuk ke proses operasional berikutnya.
Ukuran Setelah Packing Dapat Memengaruhi Data Pengiriman
Material packing tambahan dapat mengubah ukuran akhir kiriman.
Penambahan kardus, bantalan, atau struktur kayu dapat menambah panjang, lebar, maupun tinggi barang. Karena itu, dimensi akhir perlu diperhatikan ketika barang sudah berada dalam kondisi siap dikirim.
Penambahan material packing dapat mengubah berat maupun ukuran akhir barang. Karena itu, hasil packing ikut diperhitungkan saat menentukan berat volumetrik cargo, terutama pada kiriman yang dimensinya relatif besar dibanding berat aktualnya.
Jasa Packing yang Terhubung dengan Kebutuhan Pengiriman
Kebutuhan packing sebaiknya dilihat bersama dengan karakter pengirimannya.
Papandayan Cargo melayani kebutuhan pengiriman cargo melalui jalur darat, laut, dan udara. Pemilihan moda mengikuti asal dan tujuan, karakter barang, urgensi, berat, dimensi, serta kebutuhan pengiriman.
Barang yang sudah dipersiapkan dengan packing yang sesuai kemudian dapat dilanjutkan ke proses pengiriman berdasarkan layanan yang tersedia untuk rute tersebut.
Pilihan moda dapat dilihat pada layanan:
Ketersediaan jenis packing dan layanan pengiriman tetap mengikuti karakter barang, rute, serta area layanan yang tersedia.
Informasi yang Perlu Disiapkan untuk Jasa Packing
Agar kebutuhan packing dapat diperiksa dengan lebih tepat, siapkan informasi dasar barang sebelum proses pengiriman.
Informasi tersebut meliputi:
asal dan tujuan, jenis barang, jumlah koli, berat, dimensi, kondisi kemasan saat ini, serta bagian barang yang membutuhkan perlindungan khusus.
Dari data tersebut, kebutuhan packing dan proses pengiriman dapat disesuaikan dengan karakter kiriman.
Gunakan Packing Sesuai Karakter Barang
Papandayan Cargo membantu menyiapkan kebutuhan packing berdasarkan karakter barang sebelum masuk ke proses pengiriman cargo.
Sampaikan jenis barang, jumlah koli, berat, dimensi, kondisi kemasan, serta rute pengiriman agar kebutuhan packing dan layanan pengiriman dapat diperiksa terlebih dahulu.
FAQ
Ya. Packing merupakan salah satu layanan pendukung pengiriman Papandayan Cargo. Jenis dan ketersediaannya disesuaikan dengan kebutuhan barang dan layanan yang tersedia.
Kebutuhan packing dapat menggunakan bubble wrap, kardus, stretch wrap, packing kayu, atau kombinasi material sesuai karakter barang.
Tidak. Packing kayu digunakan ketika karakter barang membutuhkan struktur perlindungan tambahan. Kebutuhannya diperiksa berdasarkan berat, ukuran, bentuk, kondisi kemasan, dan tingkat kerentanan barang.
Tidak selalu. Kondisi kemasan yang sudah digunakan dapat diperiksa terlebih dahulu untuk menentukan apakah masih memadai atau membutuhkan tambahan packing.
Packing dapat menambah ukuran dan berat akhir barang. Karena itu, kondisi barang setelah packing perlu diperhatikan dalam proses pengukuran kiriman.








