Mengenal Lebih Dekat EMKL dalam Logistik – Logistik merupakan industri yang berfokus pada distribusi dan pengiriman barang. Pengiriman barang umumnya dikirim melalui tiga jalur; yaitu darat, laut, dan udara. Terdapat satu jalur yang mendukung mobilitas antarpulau di Indonesia, yaitu jalur laut. Distribusi logistik melalui transportasi laut sangat mendukung kebutuhan rantai pasok di Indonesia karena biayanya terjangkau. Fasilitas penunjang seperti pelabuhan dan terminal petikemas juga sudah tersebar hampir di seluruh wilayah Indonesia. Untuk mengangkut logistik tersebut, maka dibutuhkan sebuah Ekspedisi Muatan Kapal Laut (EMKL) agar terdistribusi dengan baik. Apa itu EMKL? EMKL adalah perusahaan yang memiliki izin resmi untuk mengoperasikan pengiriman barang besar dengan fokus melalui jalur laut. Dengan kata lain, EMKL adalah perusahaan yang hanya menjalankan kargo laut. Peran EMKL penting bagi industri logistik karena hadir sebagai penyedia jasa pengiriman antar pulau. Ingin lebih tahu mengenai EMKL? Ayo, kita bahas lebih lanjut mengenai hal tersebut.
Daftar Isi
ToggleFungsi EMKL
EMKL juga memiliki fungsi tersendiri dalam industri logistik, beberapa diantaranya:
Sebagai Konektor Kebutuhan Logistik Antarpulau
Fungsi utama EMKL adalah dapat menjadi sarana untuk menghubungkan kebutuhan logistik antarpulau. Seperti yang kita tahu, EMKL diangkut lewat kapal, sehingga tujuannya untuk mendistribusikan barang dari pulau satu ke pulau lainnya. Dengan fungsi ini, maka kebutuhan logistik antarpulau akan terpenuhi.
Sebagai Pihak yang Mengurus Dokumen Pengiriman
EMKL juga berfungsi untuk mengurus dokumen pengiriman. Pengurusan dokumen pengiriman oleh EMKL umumnya untuk pengiriman barang tertentu atau barang ekspor–impor. Beberapa contoh dokumennya antara lain: surat muat, manifest, dokumen bea cukai, dan dokumen pengiriman lain yang dibutuhkan.
Sebagai Handler Barang di Pelabuhan
Barang yang dikirimkan melalui EMKL biasanya dibongkar dan dimuat melalui terminal petikemas yang letaknya tidak jauh dari terminal penumpang. EMKL juga memiliki fungsi untuk menangani barang-barang tersebut di terminal petikemas. Aktivitasnya meliputi kegiatan perizinan, penyimpanan sementara, hingga kegiatan bongkar muat barang
Sebagai Koordinator dengan Pihak Kapal
Fungsi lain dari EMKL adalah sebagai koordinator pengiriman dengan pihak pelayaran. Lazimnya, EMKL akan memesan tempat untuk kebutuhan pengiriman logistik dan selalu memperbarui jadwal kapal yang singgah dan berangkat dari berbagai pelabuhan serta terminal petikemas.
Jenis EMKL
Jenis EMKL dapat diklasifikasikan sesuai dengan jangkauan dan jenis muatannya. Penjelasannya akan dijelaskan sebagai berikut:
Menurut Jangkauannya
- EMKL Ekspor
EMKL ekspor merupakan EMKL yang melayani rute internasional. Asal pengirimannya dari dalam negeri dan memiliki destinasi akhir di luar negeri. Jenis EMKL ini membutuhkan dokumen yang kompleks, salah satunya adalah dokumen ekspor dan bea cukai.
- EMKL Impor
Sama seperti jenis EMKL sebelumnya, EMKL impor juga termasuk dalam jenis EMKL internasional. Bedanya, barang yang dikirimkan berasal dari luar negeri dan ditujukan untuk destinasi di dalam negeri.
- EMKL Domestik
Jenis EMKL ini merupakan EMKL yang melayani pengiriman barang via laut dengan jangkauan seluruh Indonesia. Dengan kata lain, EMKL ini hanya melayani pengiriman barang domestik. Dokumen yang dibutuhkan untuk pengiriman ini lebih sederhana karena tidak membutuhkan persetujuan bea cukai untuk mengirimnya.
Menurut Jenis Muatannya
- EMKL Project Cargo
EMKL Kargo merupakan EMKL yang berfokus pada muatan barang berat dan besar. Beberapa contoh barang yang dikirimkan melalui EMKL ini antara lain: genset, material konstruksi, alat konstruksi, dan mesin industri. EMKL ini umumnya menggunakan kapal tongkang dan kapal bulk carrier. EMKL jenis ini dikirimkan untuk memenuhi kebutuhan pada proyek infrastruktur atau tambang.
- EMKL FCL & LCL
Jenis EMKL ini memiliki muatan yang diangkut melalui kontainer. Jenis muatannya bermacam-macam. EMKL ini dibedakan menjadi dua, yaitu FCL (Full Container Load) dan LCL (Less than Container Load). FCL merupakan muatan EMKL yang hanya terdiri dari satu ekspedisi pengiriman saja. Sementara LCL merupakan muatan EMKL yang mengirimkan barang milik lebih dari satu jasa ekspedisi pengiriman. EMKL jenis ini sering dimanfaatkan oleh para pelaku usaha di bidang logistik.
- EMKL RoRo (Roll On-Roll Off)
Kapal RoRo yang digunakan dalam EMKL merupakan jenis kapal yang memiliki ramp atau lintasan yang digunakan untuk keluar masuk kendaraan. Oleh karena itu, EMKL jenis ini berfokus pada pengiriman atau pengangkutan kendaraan seperti mobil, sepeda, motor, bus, dan truk.
- EMKL Reefer (Refrigerated Container)
Sesuai dengan namanya, EMKL Reefer melayani pengiriman muatan menggunakan kontainer khusus, yaitu kontainer pendingin (reefer). Kontainer pendingin umumnya digunakan untuk mengangkut produk yang harus dijaga kesegarannya, seperti produk seafood, daging, dan sayuran.
Nah, itulah artikel tentang EMKL dari kami. Semoga bisa menambah wawasan kamu ya!
Baca juga:
- Ekspedisi Jakarta Medan
- Ekspedisi Jakarta Pontianak
- Ekspedisi Surabaya Bontang
- Kapal Kargo Terbesar di Indonesia
- Mengenal Kapal Tongkang Batu Bara
- Terminal Petikemas Surabaya
- Pelabuhan di Batam
- Pelabuhan di Samarinda
- Pelabuhan di Makassar
- Green and Smart Port