Papandayan Cargo – Banyak pelaku usaha pernah mengalami situasi ini. Barang dikirim dalam kardus ringan, beratnya tidak sampai sepuluh kilogram, tetapi ongkir yang muncul terasa tinggi. Reaksi pertama biasanya heran. Rasanya tidak sebanding dengan bobot yang ditimbang.
Padahal dalam sistem logistik profesional, berat bukan satu satunya penentu tarif. Ketika memahami cara kerja perhitungan muatan, pertanyaan tentang kardus ringan tapi ongkir mahal akan terasa lebih masuk akal dan justru bisa menjadi bahan evaluasi distribusi.
Masalahnya bukan di mahal atau tidaknya, tetapi di cara kita melihat struktur biaya kirim.
Daftar Isi
ToggleBerat Timbangan Bukan Acuan Utama
Dalam pengiriman partai besar maupun antarpulau, perusahaan logistik menggunakan dua pendekatan perhitungan, yaitu berat aktual dan berat volumetrik. Sistem akan memilih angka yang lebih besar sebagai dasar tarif.
Berat aktual adalah angka di timbangan. Berat volumetrik dihitung dari ukuran panjang, lebar, dan tinggi kardus. Jika kardus besar tetapi isinya ringan, nilai volumetriknya bisa jauh lebih tinggi dibanding berat timbangan.
Secara operasional, ruang dalam truk atau kontainer memiliki nilai ekonomi. Ketika satu kardus besar menghabiskan space, maka kapasitas untuk muatan lain berkurang. Di situlah tarif menyesuaikan.
Jadi saat kardus ringan tapi ongkir mahal, biasanya volume yang menjadi faktor dominan.
Kenapa Barang Ringan Bisa Menghabiskan Biaya Tinggi?
Di lapangan, persoalan ongkir jarang muncul karena tarif semata. Lebih sering, sumbernya ada pada detail teknis yang terlihat sepele tetapi berdampak langsung pada perhitungan biaya. Beberapa pola berikut kerap terjadi dalam praktik bisnis tanpa disadari.
1. Ukuran kardus terlalu besar
Ruang kosong di dalam kemasan membuat dimensi membengkak tanpa menambah berat. Sistem logistik membaca ukuran luar kardus sebagai dasar perhitungan, bukan seberapa padat isinya. Semakin besar dimensi, semakin tinggi potensi berat volumetriknya.
2. Pengemasan tidak efisien
Double box atau tambahan pelindung tanpa kalkulasi yang presisi memang meningkatkan keamanan, tetapi juga menaikkan volume secara signifikan. Dalam pengiriman partai besar, selisih kecil pada ukuran tiap kardus bisa berlipat efeknya saat dikalikan banyak koli.
3. Tidak konsolidasi muatan
Barang dikirim terpisah padahal bisa digabung agar lebih padat. Muatan yang tidak terstruktur membuat ruang armada terpakai tidak optimal, sehingga tarif terasa lebih tinggi dibanding jika dikemas dalam satu sistem yang lebih efisien.
4. Salah pilih moda
Moda darat dan laut memiliki struktur biaya dan faktor pembagi volumetrik yang berbeda. Untuk barang ringan berukuran besar, pendekatan berbasis kubik sering lebih relevan dibanding hitungan per kilogram.
Ketika pola ini terjadi terus menerus, biaya distribusi naik secara perlahan tanpa terlihat jelas penyebabnya. Di titik inilah fenomena kardus ringan tapi ongkir mahal sebenarnya bisa ditelusuri dan dikendalikan sejak tahap pengemasan dan perencanaan pengiriman.
Baca Juga:
Cara Hitung Volume dan Kubikasi Barang
Ekspedisi Surabaya Malaka NTT
Pengiriman Antarpulau dan Struktur Biayanya
Ketika pengiriman dilakukan dari Jakarta ke wilayah seperti Makassar, struktur biaya menjadi lebih kompleks. Ada proses bongkar muat, handling pelabuhan, serta penyesuaian jadwal kapal.
Untuk kebutuhan partai besar ke Sulawesi Selatan, menggunakan layanan khusus seperti Ekspedisi Jakarta Makassar dapat membantu memastikan perhitungan tarif lebih terukur dan sesuai karakter muatan bisnis.
Pendekatan ini berbeda dengan ekspedisi satuan reguler. Sistem konsolidasi dan skema volume biasanya lebih relevan untuk barang ringan berukuran besar.
Memilih jalur yang tepat sering kali lebih berpengaruh daripada sekadar membandingkan harga per kilogram.
Moda Laut Sebagai Alternatif Rasional
Untuk barang ringan namun memakan ruang, moda laut sering menjadi solusi logis. Biaya per kubik lebih stabil dan cocok untuk pengiriman rutin skala bisnis.
Layanan seperti Ekspedisi Laut dirancang untuk muatan partai besar dengan pendekatan volume yang lebih efisien. Sistem konsolidasi memungkinkan beberapa pengiriman digabung sehingga pemanfaatan ruang menjadi optimal.
Bagi bisnis percetakan, konveksi, F and B, atau souvenir yang rutin kirim antarpulau, strategi ini membantu menjaga struktur biaya tetap sehat.
Namun tetap, efisiensi kemasan adalah fondasi utamanya.
Cara Menghindari Kardus Ringan Tapi Ongkir Mahal
Agar biaya tidak terus membengkak, perbaikan bisa dimulai dari hal yang paling teknis tanpa harus mengubah sistem bisnis secara besar. Fokusnya bukan pada menekan tarif, tetapi mengendalikan faktor yang memengaruhi perhitungan ongkir sejak awal.
1. Evaluasi desain kemasan
Pastikan ukuran kardus benar benar proporsional dengan isi produk. Dimensi luar adalah dasar hitungan volumetrik, sehingga setiap sentimeter tambahan berpotensi menaikkan biaya.
2. Minimalkan ruang kosong
Gunakan filler secukupnya untuk menjaga keamanan barang tanpa membuat ukuran kardus membesar. Kemasan yang padat dan presisi jauh lebih efisien dibanding kardus besar dengan isi longgar.
3. Gunakan kemasan custom jika volume rutin
Untuk pengiriman berkala, kemasan khusus sering kali lebih hemat dalam jangka panjang. Standarisasi ukuran membantu penghitungan volume lebih stabil dan terkontrol.
4. Diskusikan skema tarif sebelum kirim besar
Konsultasi awal dengan penyedia logistik dapat memberikan gambaran perbandingan antara hitungan berat dan volume. Langkah ini mencegah kesalahan yang berulang pada pengiriman berikutnya.
5. Pertimbangkan layanan door to door partai besar
Pendekatan terintegrasi biasanya lebih efisien dibanding pengiriman terpisah, terutama untuk muatan skala bisnis yang rutin.
Perubahan sederhana pada kemasan dan perencanaan ini sering kali cukup untuk menurunkan biaya secara signifikan, khususnya jika pengiriman dilakukan secara mingguan atau bulanan.
Baca Juga:
Perbedaan Berat Aktual dan Berat Volumentrik
Pengiriman Bahan Makanan Menuju Ramadhan ke Sumatera
Distribusi Adalah Strategi, Bukan Sekadar Biaya
Banyak bisnis terlalu fokus pada produksi dan penjualan, sementara distribusi dianggap sekadar tahap akhir. Padahal ongkir adalah komponen langsung yang memengaruhi struktur harga, margin bersih, bahkan posisi tawar di pasar. Ketika biaya kirim tidak terkendali, ruang keuntungan otomatis menyempit.
Kemasan yang efisien dan pemilihan moda yang tepat membuat struktur biaya lebih stabil dan terprediksi. Biaya yang stabil memberi ruang untuk menetapkan harga yang kompetitif tanpa mengorbankan margin. Dari situ, kepercayaan pelanggan tumbuh dan peluang repeat order menjadi lebih besar karena harga dan pelayanan konsisten.
Memahami kenapa kardus ringan tapi ongkir mahal bukan sekadar soal teknis logistik, tetapi bagian dari pengelolaan bisnis yang lebih strategis dan berorientasi jangka panjang.
Kesimpulan
Ongkir tinggi pada kardus ringan umumnya terjadi karena perhitungan volume lebih dominan dibanding berat timbangan. Dalam sistem logistik, ruang di dalam armada memiliki nilai ekonomi yang dihitung secara sistematis, sehingga barang yang memakan space besar tetap dikenakan tarif sesuai pemakaian ruang tersebut.
Dengan kemasan yang lebih presisi dan pemilihan moda yang sesuai karakter muatan, biaya distribusi bisa ditekan secara rasional tanpa harus mengurangi standar keamanan barang.
FAQ
Karena sistem menggunakan perbandingan antara berat aktual dan berat volumetrik.
Berat berdasarkan ukuran panjang, lebar, dan tinggi barang yang mencerminkan penggunaan ruang.
Sebagian besar pengiriman partai besar dan antarpulau menggunakan sistem ini.
Penyedia logistik biasanya membantu menghitung sebelum barang dikirim.
Untuk partai besar dan barang ringan berukuran besar, moda laut umumnya lebih efisien.
Kirim Barang dari Jakarta ke Seluruh Indonesia
Pengiriman partai besar dari Jakarta memerlukan perhitungan volume dan pemilihan moda yang tepat agar biaya tetap kompetitif. Dengan sistem konsolidasi dan layanan terintegrasi, distribusi dapat berjalan lebih terkontrol dan sesuai kebutuhan bisnis Anda.
Kirim Barang dari Surabaya ke Seluruh Indonesia
Sebagai hub distribusi Indonesia Timur, Surabaya memiliki peran penting dalam efisiensi logistik antarpulau. Pemilihan jalur laut atau darat yang tepat membantu mengoptimalkan ruang muatan sekaligus menjaga struktur biaya tetap stabil untuk kebutuhan bisnis rutin.
Last Updated on 25/02/2026 by Rachmat Razi

