Papandayan Cargo – Barang yang dikirim lewat kargo umumnya berukuran besar, berat, berjumlah banyak, atau menjadi bagian dari distribusi bisnis. Contohnya mencakup produk retail, furniture, sparepart, mesin, hasil percetakan, dan material konstruksi.
Kelayakan pengiriman tetap perlu diperiksa berdasarkan jenis dan kandungan barang, kemasan, berat, dimensi, jumlah koli, rute, serta moda pengiriman. Berdasarkan pemeriksaan tersebut, barang dapat dibagi ke dalam tiga kategori berikut.
| Kategori | Penjelasan |
| Umumnya dapat dilayani | Barang umum yang dapat diperiksa untuk pengiriman darat, laut, atau udara |
| Perlu diperiksa | Barang dengan kandungan, nilai, ukuran, atau kebutuhan penanganan tertentu |
| Tidak dapat diterima | Barang ilegal, terlarang, atau tidak memenuhi ketentuan pengiriman |
Untuk memahami istilah dan prosesnya lebih lanjut, lihat pembahasan mengenai pengertian cargo dan cara kerjanya.
Daftar Isi
ToggleBarang yang Umumnya Bisa Dikirim
Beberapa jenis barang umum dapat diperiksa untuk pengiriman lewat jalur darat, laut, atau udara. Persetujuan akhir tetap menyesuaikan kondisi barang, kemasan, rute, kapasitas layanan, dan kebutuhan penanganannya.
1. Produk Retail, Fashion, dan Percetakan
Produk rumah tangga, makanan kering dalam kemasan, pakaian, kain, buku, merchandise, dan hasil percetakan termasuk barang yang umum dikirim lewat kargo.
Kemasan perlu cukup kuat untuk melindungi barang dari tekanan, debu, air, atau kondisi terbuka. Setiap kardus atau karung juga perlu diberi identitas apabila pengiriman dibagi ke beberapa cabang atau penerima.
2. Furniture dan Perlengkapan
Meja, kursi, lemari, rak, perlengkapan kantor, dan perlengkapan sekolah dapat diperiksa untuk pengiriman antarkota maupun antarpulau.
Ukuran setelah packing perlu diinformasikan karena memengaruhi penggunaan ruang armada. Bagian yang menonjol, sudut rentan, kaca, atau permukaan yang mudah lecet dapat memerlukan bubble wrap, kardus, pelindung sudut, atau packing kayu.
3. Sparepart, Mesin, dan Material Konstruksi
Sparepart, ban, velg, mesin produksi, peralatan workshop, sanitary, alat proyek, dan komponen konstruksi juga dapat menggunakan layanan kargo.
Barang berat perlu dilengkapi informasi mengenai berat per unit, ukuran, posisi barang, dan titik angkat. Tim juga perlu memeriksa kebutuhan pallet, pengikatan, forklift, serta akses bongkar muat di lokasi tujuan.
Barang yang Perlu Diperiksa Lebih Dahulu
Barang dengan kandungan, nilai, ukuran, atau tingkat kerentanan tertentu tidak dapat langsung dinyatakan bisa dikirim. Tim perlu memeriksa karakter barang dan kesiapan layanan pada rute yang digunakan.
1. Elektronik Bernilai Tinggi atau Rentan
Komputer, panel, alat ukur, dan perangkat elektronik industri perlu diperiksa berdasarkan nilai, kondisi awal, kemasan, serta ketahanannya terhadap benturan dan getaran.
Dokumentasi sebelum pengiriman disarankan untuk barang dengan layar, rangkaian elektronik, atau komponen sensitif.

2. Farmasi, Kosmetik, Cairan, dan Bahan Kimia
Produk farmasi dan kosmetik perlu diperiksa berdasarkan nama produk, kandungan, kemasan, dokumen, tanggal kedaluwarsa, dan kebutuhan suhu.
Cairan, bahan kimia, serta barang berbau juga harus diperiksa berdasarkan klasifikasi, wadah, penyegelan, dan risiko kebocoran. Barang yang termasuk DG atau B3 memiliki persyaratan khusus dan tidak dapat langsung diterima.

3. Barang Oversize dan Mudah Rusak
Barang sangat berat atau berukuran di luar standar perlu diperiksa berdasarkan dimensi, berat per unit, kapasitas kendaraan, akses jalan, pintu gudang, dan ketersediaan alat bongkar.
Makanan segar, makanan beku, kendaraan, serta barang pindahan mengikuti kesiapan rute dan kebijakan masing-masing cabang. Ketersediaannya perlu dikonfirmasi sebelum pemesanan.
Barang yang Tidak Dapat Diterima
Penerimaan barang juga mengikuti kebijakan Papandayan Cargo, ketentuan vendor, moda transportasi, dan regulasi yang berlaku. Barang ilegal atau barang yang tidak memenuhi persyaratan pengangkutan tidak dapat diproses.
Contohnya dapat meliputi:
- uang tunai dan narkotika;
- bahan peledak;
- bahan mudah menyala atau korosif;
- barang DG atau B3 tanpa dokumen dan persyaratan yang sesuai;
- kategori lain berdasarkan kebijakan terbaru.
Daftar final perlu dikonfirmasi kepada tim Papandayan Cargo karena ketentuan dapat berbeda berdasarkan barang, moda, dan rute.
Penanganan Berdasarkan Karakter Barang
Setiap barang memiliki kebutuhan perlindungan yang berbeda. Penanganannya ditentukan berdasarkan kondisi fisik, berat, ukuran, kemasan, serta risiko selama pemindahan dan perjalanan.
| Karakter barang | Penanganan yang dipertimbangkan |
| Rentan benturan | Bubble wrap, kardus tebal, pelindung sudut, atau packing kayu |
| Berat atau padat | Pallet, pengikatan, titik angkat, dan alat bongkar |
| Berukuran besar | Pengukuran dimensi dan pemeriksaan kapasitas armada |
| Cair atau berbau | Pemeriksaan kandungan, wadah, penyegelan, dan moda |
| Banyak koli | Label identifikasi dan pencatatan jumlah koli |
| Bernilai tinggi | Dokumentasi kondisi dan perlindungan tambahan |
Penanganan tidak ditentukan dari nama barang saja. Barang sejenis dapat membutuhkan perlakuan berbeda karena ukuran, berat, nilai, kemasan, dan rutenya berbeda.
Data yang Dibutuhkan untuk Pemeriksaan
Data kiriman yang lengkap membantu tim memeriksa pilihan moda, kapasitas, ongkir, serta kebutuhan packing dan bongkar muat. Informasi berikut sebaiknya disiapkan sejak awal:
- kota asal dan alamat tujuan;
- nama serta karakter barang;
- jumlah koli;
- berat aktual;
- panjang, lebar, dan tinggi setiap koli;
- bentuk kemasan;
- kebutuhan packing atau forklift;
- jadwal barang siap dikirim.
Alamat tujuan perlu ditulis lengkap karena cakupan pengantaran dan ketentuan last mile dapat berbeda. Untuk kebutuhan rute tertentu, tersedia informasi khusus mengenai ekspedisi Surabaya Jakarta.
Mengapa Setiap Koli Perlu Diberi Label?
Label membantu menjaga identitas barang selama proses penerimaan gudang, penyimpanan, konsolidasi, loading, hingga penerimaan di lokasi tujuan.
Dalam proses operasional Papandayan Cargo, setiap koli diberi label identifikasi sebelum ditempatkan pada zona berdasarkan rute tujuan. Informasi pada label dapat mencakup nomor resi, kota tujuan, nama penerima, barcode, dan nomor koli.
Penulisan seperti “koli 1 dari 5” membantu tim memeriksa kelengkapan seluruh unit dalam satu pengiriman.

Cek Apakah Barang Anda Bisa Dikirim
Kelayakan pengiriman tidak dapat ditentukan hanya dari nama barang. Sampaikan data kiriman agar tim dapat memeriksa pilihan moda, rute, dan kebutuhan penanganannya.
Kirimkan kota asal, alamat tujuan, jenis barang, berat, dimensi, jumlah koli, serta bentuk kemasan.
Periksa Kebutuhan Pengiriman
FAQ Barang Kargo
Produk retail, furniture, sparepart, mesin, hasil percetakan, perlengkapan bisnis, dan material konstruksi termasuk contoh barang yang dapat diperiksa untuk pengiriman lewat kargo
Tidak. Jenis, kandungan, berat, ukuran, kemasan, rute, akses lokasi, dan kebutuhan alat bantu tetap perlu diperiksa.
Elektronik rentan, cairan, bahan kimia, produk farmasi tertentu, barang oversize, makanan mudah rusak, kendaraan, dan barang pindahan perlu dikonfirmasi terlebih dahulu.
Packing kayu dapat dipertimbangkan untuk barang mudah pecah, rentan benturan, memiliki bagian menonjol, atau membutuhkan perlindungan tambahan.
Data utamanya adalah kota asal, alamat tujuan, jenis barang, berat, dimensi, jumlah koli, dan bentuk kemasan.
Ringkasan Jenis Barang Kargo
Agar informasi penting lebih mudah dipahami, materi ini merangkum jenis barang yang dapat dikirim lewat kargo, barang yang perlu diperiksa, kebutuhan penanganan, serta data yang perlu disiapkan sebelum pengiriman.
Unduh ringkasan berikut sebagai referensi sebelum memeriksa kelayakan barang atau mengajukan pengecekan ongkir.






