Daftar Isi
ToggleApa itu FIFO? Simak Selengkapnya!
Apa itu Metode FIFO? – Dalam pencatatan atau penyimpanan persedian barang, terdapat beberapa metode yang dikenal, seperti LIFO, FEFO, FIFO, dan Average. Sebelumnya telah dijelaskan tentang metode LIFO beserta fungsi dan contohnya. Oleh karena itu, pada artikel ini akan membahas tentang pengertian FIFO dengan fungsi dan contohnya. Metode FIFO adalah salah satu metode yang sering digunakan oleh para pelaku usaha secara umum, termasuk perusahaan logistik. Ingin tahu lebih lanjut mengenai metode FIFO? Yuk kita bahas lebih lanjut.
Pengertian Metode FIFO
Metode FIFO adalah salah satu metode dalam pencatatan dan penyimpanan barang. FIFO (First In, First Out) dilakukan dengan cara mengeluarkan/menjual barang yang pertama kali masuk ke penyimpanan. Metode ini sangat cocok untuk barang-barang yang memiliki masa kadaluwarsa serta barang-barang FMCG. FIFO bertujuan untuk meningkatkan tingkat efektivitas manajemen barang, mencegah kerusakan, serta membantu untuk menjaga kesegaran produk. Metode FIFO memang paling sering digunakan daripada metode pencatatan dan penyimpanan barang lainnya. Meski dinilai sederhana, metode ini terbukti efektif diterapkan di banyak usaha.
Fungsi Metode FIFO
Sarana Perencanaan Persediaan
Dengan menggunakan metode FIFO, maka alur keluar masuk barang menjadi lebih teratur. Oleh karena itu, FIFO akan membantu para staff untuk mengecek stok persedian dan pergerakan barang. Hal tersebut yang nantinya dijadikan acuan untuk membuat keputusan pembelian lebih tepat waktu.
Mencegah Penumpukan Stok Lama
Metode FIFO yang lebih mengutamakan barang yang pertama masuk untuk dikeluarkan pertama, maka akan mencegah adanya penumpukan stok lama. Jika barang yang pertama masuk adalah barang yang pertama keluar, maka penumpukan stok lama di gudang pun nyaris tidak mungkin.
Mengefektifkan flow Penyimpanan
Pola penyimpanan FIFO pada dasarnya akan memudahkan orang-orang yang menangani barang terkait menjadi lebih mudah. Dengan kemudahan tersebut, maka alur dalam penyimpanan barang dan alur keluar masuk barang juga menjadi lebih efektif. Hal ini sangat menguntungkan bagi penyedia jasa pengiriman maupun bagi pengirim.
Standar Penetapan HPP
Metode FIFO juga merupakan salah satu metode yang dapat menjadi standar untuk penetapan HPP. FIFO menentukan HPP berdasarkan pembelian paling awal. Hal ini akan menjadi keuntungan jika harga pasar sekarang lebih tinggi daripada saat pembelian awal, begitupun sebaliknya.
Contoh Kasus Metode FIFO
Berikut akan dijelaskan tentang metode FIFO dalam usaha:
Toko A memiliki produk berupa susu kemasan yang masing-masing memiliki masa kadaluwarsa. Toko A ingin menjual barang dagangannya dengan metode FIFO. Berikut tabel tentang barang dagangan, masa kadaluwarsa, dan tanggal masuk barang:
| Nama Produk | Jumlah (tgl expired) | Tanggal Masuk |
| Susu kemasan | 50 (6 November) | 5 Oktober |
| Susu kemasan | 50 (11 November) | 10 Oktober |
| Susu kemasan | 50 (19 November) | 18 Oktober |
Jika di hari ini terdapat 80 pcs susu kemasan yang terjual, maka yang pertama dijual adalah susu kemasan yang paling awal masuk, yaitu pada tanggal 5 Oktober. Kemudian jika stok pada tanggal masuk tersebut sudah habis, maka lanjut ke tanggal masuk yg paling awal selanjutnya.
Nah, sudah dijelaskan kan mengenai metode FIFO beserta fungsi dan contohnya. Semoga dapat menambah wawasan kamu ya! Kalau kamu mau kirim barang jangan sungkan hubungi Papandayan Cargo ya! Kami siap membantu kamu dengan setulus hati!
Last Updated on 08/01/2026 by Rachmat Razi

