Di tengah ketatnya persaingan industri F&B, kemasan bukan lagi sekadar pelindung produk, melainkan wajah pertama yang menentukan kesan pelanggan. Tren di beberapa tahun terakhir menunjukkan, bisnis makanan dan minuman yang serius membangun branding visual justru menjadi yang paling bertahan dan berkembang.
Konsumen Membeli Mata Sebelum Lidah
Pada tahun 2021, McDonald menggandeng salah satu idol KPOP yaitu BTS untuk berkolaborasi. Hal ini menjadi daya tarik bagi pelanggan McDonald khususnya para pecinta KPOP.
Para pecinta KPOP beramai-ramai membeli produk dari McD hanya untuk mengoleksi kemasan makanan dan minuman. Selain itu, McD juga mengeluarkan PhotoCard yang dapat dikoleksi oleh para pecinta BTS.
Hal ini menunjukkan bahwa branding dan visual yang menarik dapat membantu dalam strategi pemasaran yang efektif bagi suatu usaha F&B.

Sumber: Wikipedia
Tren Desain Kemasan Modern
Jika kita melihat McD x BTS sebagai contoh, maka hal yang dapat kita pelajari adalah bagaimana cara McD dalam membuat desain kemasan.
McDonald mengeluarkan kemasan khusus edisi BTS dan hanya sekali keluar. Artinya, para pecinta BTS dapat mengoleksi kemasan karena kemasan tersebut akan bersifat langka, terutama Photo Cardnya.
Selain itu, McDonald juga membuat kemasan dengan desain yang menarik karena menggunakan tone warna yang bisa dibilang kekinian.
Green Packaging dan Sustainability
Konsumen semakin sadar terhadap dampak lingkungan dari kemasan sekali pakai. Pada tahun 2026, brand F&B banyak yang menggunakan bahan kemasan ramah lingkungan seperti bioplastic, kraft paper, dan eco cup diperkirakan akan mendapat nilai tambah signifikan.
Selain memperkuat citra hijau, kebijakan pemerintah juga mulai mendorong transisi ini melalui regulasi pengurangan sampah plastik. Penerapan green packaging juga menciptakan peluang bagi sektor printing dan manufaktur untuk berinovasi dalam bahan berkelanjutan.
Pelaku usaha yang ingin bertahan di tengah ketatnya persaingan perlu berkolaborasi dengan mitra logistik yang andal dan fleksibel. Contohnya, layanan seperti Papandayan Cargo dapat membantu pelaku F&B mengelola distribusi produk dengan pengemasan yang aman, cepat, dan sesuai standar industri makanan-minuman.
Di era digital ini, kemasan bukan hanya pelindung produk, tapi wajah pertama merek di mata konsumen. Mereka yang mampu menggabungkan desain menarik, nilai keberlanjutan, dan logistik efisien akan menjadi pemenang di industri F&B 2026.
Seperti halnya dalam artikel Rahasia E-Commerce Sukses: Ternyata Bukan Cuma Soal Produk, daya saing tak lagi ditentukan oleh apa yang dijual, tapi bagaimana produk itu dikomunikasikan dan dikirimkan ke pelanggan.



