Fungsi Silica Gel dan Teknik Anti Lembab dalam Penanganan Cargo

Fungsi silica gel untuk menjaga barang tetap kering dan bebas lembap selama penyimpanan.
Tips fungsi silica gel dalam mencegah kelembapan pada penyimpanan barang elektronik dan logistik.

Papandayan cargo – Silica gel bekerja sebagai penyerap uap air untuk menjaga kondisi barang tetap kering selama penyimpanan dan perjalanan. Di lapangan, media ini sering menjadi pembeda antara barang aman atau rusak akibat embun, jamur, dan korosi.

Penggunaan yang tepat bukan hanya soal “meletakkan silica gel di dalam kemasan”, tetapi mengatur kapasitas, penempatan, dan timing pemasangan agar kelembapan tidak sempat menumpuk. Saat saya menangani pengiriman antarpulau, terutama yang transit di ruang lembap, peran silica gel sering menjadi faktor paling krusial untuk barang berbahan metal, elektronik, tekstil, dan makanan kering.

Fungsi Utama Silica Gel dalam Operasional Pengiriman

Silica gel menjaga kondisi kemasan tetap kering dengan menyerap uap air berlebih selama proses penyimpanan dan perjalanan. Media ini efektif karena mampu menahan kelembapan tanpa merusak barang dan tanpa bereaksi kimia.

Di gudang, biasanya menggunakan silica gel terutama saat menghadapi barang yang mudah mengembun akibat perubahan suhu. Ketika barang turun dari kendaraan yang panas lalu masuk ke gudang dingin, embun biasanya muncul dalam 3–10 menit. Di sinilah silica gel membantu menstabilkan kelembapan sehingga tidak terbentuk titik air yang berpotensi merusak.

Barang yang Wajib Menggunakan Silica Gel

  • Perangkat elektronik seperti laptop, kamera, mixer, panel mesin
  • Sparepart mesin dan besi yang mudah karat
  • Produk tekstil, pakaian, atau kain agar tidak lembap dan berjamur
  • Dokumen, arsip, dan cetakan
  • Produk makanan kering
  • Peralatan optik

Khusus pengiriman jauh seperti jalur laut Jakarta–Samarinda yang sering melewati kondisi lembap dan fluktuasi suhu, silica gel biasanya ditambahkan lebih banyak. Informasi mengenai rute dan opsi lain bisa dicek di layanan ekspedisi yang relevan, misalnya pada rute ekspedisi Jakarta Samarinda.

Teknik Anti Lembab yang Benar di Gudang

Teknik anti lembap tidak berhenti di silica gel saja. Ada beberapa prosedur lapangan yang harus diterapkan untuk benar-benar menjaga barang tetap aman. Tiga area yang paling sering kami awasi adalah sumber air, perubahan suhu, dan ventilasi.

Pengendalian Kelembapan di Gudang

Cara paling efektif adalah menjaga sirkulasi udara tetap bergerak dan memastikan barang tidak menempel langsung ke lantai. Ketika tumpukan pallet terlalu rapat, uap air biasanya terperangkap dan meningkatkan RH (relative humidity) bisa mendekati batas 70 persen, cukup untuk memicu jamur.

Checklist teknis bisa diterapkan:

  • Pastikan barang tidak menempel ke dinding atau lantai
  • Pallet kayu harus kering dan tidak menyerap air
  • Area loading tidak boleh berembun karena masuknya udara dingin dari luar
  • Ventilasi minimal harus berjalan untuk menghindari udara stagnan
  • Barang sensitif wajib dibungkus dengan plastic wrap rapat

Perubahan suhu mendadak adalah penyebab embun paling kuat. Contoh yang sering terjadi adalah saat barang yang baru keluar dari truk malam hari dipindahkan ke gudang dingin. Silica gel membantu, tapi pencegahannya tetap harus dilakukan.

Prinsip Pemilihan Silica Gel yang Tepat

Menentukan jumlah silica gel tidak bisa asal ambil beberapa sachet lalu dimasukkan ke dalam kardus. Barang yang besar, material yang menyerap air, dan lama perjalanan menentukan kapasitas yang dibutuhkan.

Parameter Teknis Penentuan Kapasitas

  • Volume kemasan
  • Material barang
  • Lama transit dan jenis perjalanan
  • Kondisi gudang asal
  • Kondisi kontainer dan moda pengiriman

Sebagai gambaran realistis di lapangan, barang elektronik 40 liter biasanya memakai 10–20 gram silica gel. Sementara sparepart metal dalam peti kayu besar sering membutuhkan 50–100 gram. Perhitungan volume juga berkaitan dengan beban volumetrik yang dihitung berdasarkan dimensi, yang nantinya berpengaruh pada biaya. Formulanya bisa dilihat pada referensi seperti perhitungan chargeable weight.

Penempatan Silica Gel yang Paling Efektif

Penempatan yang benar menentukan efektivitas silica gel, karena media ini bekerja pada area yang langsung bersentuhan dengan uap air. Ada beberapa posisi yang terbukti paling aman dan efektif selama perjalanan.

Area Penempatan Ideal

  • Bagian dalam kemasan dekat titik udara masuk seperti celah kardus
  • Di dalam plastik kedap udara untuk barang yang sangat sensitif
  • Di bawah lapisan bubble wrap bagian dalam
  • Di sisi kanan dan kiri barang untuk menyerap kelembapan seimbang
  • Tidak ditempelkan langsung ke permukaan metal

Untuk peti kayu, silica gel biasanya ditempelkan dalam pounch kecil di empat sudut agar distribusinya merata. Untuk kemasan elektronik kotak retail, biasanya cukup satu atau dua sachet kecil di dalam plastik anti statis.

Kesalahan Umum yang Sering Terjadi di Lapangan

Ada banyak kerusakan barang yang sebenarnya dapat dicegah jika tim gudang memahami fungsi silica gel dengan benar. Empat kesalahan berikut paling sering ditemui.

Kesalahan yang Perlu Dihindari

  • Menggunakan silica gel bekas atau sudah jenuh
  • Menaruh silica gel terlalu jauh dari barang
  • Memasukkan terlalu sedikit sehingga kelembapan tetap tinggi
  • Tidak menutup kemasan dengan rapat sehingga uap air terus masuk

Silica gel yang sudah jenuh biasanya terasa basah atau menggumpal. Jika dipaksakan masuk ke dalam packaging, efeknya nyaris tidak ada. Ini sering terjadi saat staf baru mengambil sisa sachet dari rak tanpa mengecek kondisinya.

Prosedur Pemasangan Silica Gel untuk Perjalanan Darat dan Laut

Perjalanan darat dan laut punya karakter risiko kelembapan yang berbeda. Moda laut cenderung lebih lembap dan suhunya tidak stabil, sementara moda darat biasanya menghadapi fluktuasi suhu akibat panas kendaraan.

Alur Pemasangan yang Ideal

1. Pemeriksaan barang

Tim memeriksa permukaan luar barang, memastikan tidak ada embun yang menempel.

2. Proses pembungkusan

Barang dibungkus double wrap, lalu silica gel ditempatkan di bawah lapisan dalam.

3. Penutupan rapat

Semua sambungan kardus dipastikan tidak bocor. Untuk peti kayu, permukaan bagian dalam dibungkus plastik setebal 0.08 mm sebelum silica gel dipasang.

4. Staging di gudang

Barang tidak diletakkan di area dekat pintu loading yang rawan embun. Pallet harus kering dan sirkulasi udara tetap stabil.

5. Monitoring perjalanan

Untuk pengiriman jarak jauh, silica gel tambahan biasanya kami taruh pada sela-sela pallet untuk menahan kelembapan kontainer.

Peran Silica Gel dalam Pengiriman Barang Besar dan Industri

Pada barang industri seperti mesin kecil, panel kontrol, dan komponen metal, silica gel menjadi pelindung pertama dari karat. Karat biasanya terbentuk ketika kelembapan memasuki kisaran 60–85 persen RH dan menempel pada permukaan metal selama beberapa jam. Jika barang tersebut transit lama di gudang yang lembab, risiko ini meningkat.

Di sisi konsumsi, barang seperti pakaian, cetakan, dan makanan kering sangat mengandalkan stabilitas kelembapan agar tidak bau apek atau berubah rasa. Biasanya untuk barang komersial, tambahan silica gel diberikan di setiap layer kardus agar konsistensinya terjaga.

Untuk konsultasi teknis penggunaan silica gel dan perlindungan barang agar tetap aman, dapat menghubungi layanan kami melalui halaman resmi Papandayan Cargo.

Kesimpulan

Silica gel menjadi komponen kecil yang pengaruhnya besar dalam menjaga barang dari kerusakan akibat lembap. Penggunaannya harus mempertimbangkan volume kemasan, material barang, durasi perjalanan, hingga kondisi gudang. Dengan teknik pemasangan yang tepat, risiko jamur, karat, dan kerusakan akibat embun bisa ditekan secara signifikan. Dalam operasional harian pengiriman, terutama rute jauh dan jalur laut, silica gel adalah langkah antisipasi yang paling sederhana namun paling efektif.

FAQ 

1. Berapa banyak silica gel untuk barang elektronik kecil?
Umumnya 10–20 gram, tergantung volume kemasan dan kondisi perjalanan.

2. Apakah silica gel bisa dipakai ulang?
Bisa jika dikeringkan kembali, tetapi untuk pengiriman profesional disarankan memakai yang baru.

3. Apakah silica gel aman untuk makanan?
Ya, selama tidak bersentuhan langsung dan memakai kemasan food-grade.

4. Kenapa barang tetap lembap meski sudah pakai silica gel?
Biasanya karena kapasitasnya kurang atau kemasan tidak tertutup rapat.

5. Apakah silica gel perlu untuk pengiriman jalur darat?
Tetap perlu, terutama untuk barang sensitif suhu dan kelembapan.

Last Updated on 26/11/2025 by Rachmat Razi

Rate this post
Search

Cek Tarif dan Resi Dibawah Ini

Berita Terbaru

Bagikan Jika Bermanfaat