Papandayan Cargo – Banyak pengirim barang bingung ketika biaya pengiriman berubah hanya karena cara hitungnya berbeda, yaitu per kg atau per kubik. Ketika sofa besar tapi ringan dihitung kubik dan ternyata lebih mahal dari perkiraan, atau ketika komponen mesin kecil dikenakan biaya per kg karena padat dan berat, perbedaan ini sering terasa membingungkan.
Dunia logistik bekerja dengan dua parameter utama, yaitu beban dan ruang. Keduanya menentukan biaya secara langsung. Artikel ini membantu Anda memahami cara kerja tarif per kg dan per kubik agar pengiriman lebih efisien dan terhindar dari salah estimasi biaya.
Daftar Isi
TogglePerbedaan Inti Tarif per KG dan per Kubik
Perhitungan tarif dibuat agar mencerminkan biaya yang benar dalam operasional pengiriman. Barang berat membebani tonase kendaraan, sementara barang besar yang ringan menghabiskan ruang kargo. Karena itu ekspedisi menggunakan dua metode hitung yang menyesuaikan karakter barang.
Metode ini bekerja dengan fokus berikut:
• Tarif per kg untuk barang padat dan berat
• Tarif per kubik untuk barang besar yang menghabiskan ruang muatan
Mengapa Tarif Ini Sering Membuat Biaya Berubah?
Perbedaan cara hitung bisa membuat biaya lebih mahal atau lebih murah. Barang bulky seperti sofa, kasur, atau rak plastik biasanya dihitung kubik karena memakan ruang sangat besar. Sebaliknya, barang padat seperti barbel atau sparepart besi dihitung kg karena menekan kapasitas tonase armada.
Sistem ini digunakan hampir di semua pengiriman darat dan laut, sehingga memahami dasar logikanya membuat proses pengiriman jauh lebih terkontrol.
Perbedaan Tarif per KG dan Kubik yang Perlu Dipahami
Sebelum memperkirakan biaya, memahami dasar mekanisme keduanya sangat penting. Ini membantu menentukan apakah barang Anda termasuk kategori berat atau kategori besar.
Dasar Penghitungan
Tarif per kg digunakan ketika berat lebih dominan. Tarif per kubik digunakan ketika barang memakan ruang signifikan di dalam truk atau kontainer. Tujuannya menjaga kapasitas tetap seimbang antara tonase dan volume.
Tarif per KG — Fokus pada Berat Aktual
Metode ini digunakan untuk barang padat dengan berat tinggi, meskipun ukurannya kecil. Berat menjadi faktor risiko terbesar bagi armada sehingga tarif per kg adalah pendekatan yang paling adil.
Tarif per Kubik — Fokus pada Ruang Muatan
Digunakan untuk barang besar dan ringan. Meskipun tidak membebani tonase, barang bulky menghabiskan ruang bernilai di dalam armada. Kubikasi digunakan agar alokasi ruang tetap proporsional.
Intinya:
• KG untuk beban
• Kubik untuk ruang
• Keduanya menjaga efisiensi muatan
Perbandingan Tarif per KG dan Kubik
| Aspek | Tarif per KG | Tarif per Kubik |
| Digunakan saat | Barang padat & berat | Barang besar & ringan |
| Fokus hitungan | Tonase (berat) | Ruang (volume) |
| Risiko biaya | Membengkak bila terlalu berat | Membengkak bila terlalu bulky |
| Jenis barang | Mesin, barbel, sparepart | Sofa, lemari, TV LED, kasur |
| Dampak armada | Mengurangi tonase tersedia | Menghabiskan ruang muatan |
| Berlaku pada | Darat & laut | Darat & laut |
Bagaimana Menentukan Barang Anda Dihitung KG atau Kubik?
Prinsipnya sederhana:
Jika volume barang lebih besar daripada beratnya, tarif kubik digunakan. Jika berat lebih besar daripada volumenya, tarif per kg lebih relevan.
Pada rute tertentu seperti antarpulau, metode ini menjadi sangat penting karena kapasitas kontainer terbatas.
Rute konsolidasi seperti ekspedisi Surabaya Batam juga menerapkan metode ini secara konsisten.
Faktor Penentu Besar-Kecilnya Tarif
Setelah memahami mekanisme dasarnya, faktor-faktor berikut menentukan tarif akhir yang diterapkan pada barang Anda.
1. Dimensi Barang & Volume Aktual
Volume dihitung dari ukuran barang. Barang bulky seperti sofa atau kulkas dua pintu memanfaatkan ruang besar sehingga tarif kubik lebih relevan.
Barang elektronik besar seperti TV LED memerlukan pengemasan sesuai standar agar volume tetap efisien. Panduan lengkap tersedia pada packing TV LED besar.
2. Berat Aktual Barang
Barang padat yang berat lebih tepat dihitung per kg karena memberikan tekanan langsung pada tonase armada.
3. Rute & Jarak Pengiriman
Semakin jauh jaraknya, semakin besar potensi selisih tarif antara kg dan kubik, terutama pada pengiriman laut.
4. Kapasitas Armada & Pengaturan Muatan
Setiap kendaraan memiliki batas tonase dan batas volume. Barang berat menghabiskan kapasitas beban, sementara barang besar menghabiskan ruang. Keduanya memengaruhi biaya akhir.
5. Layanan Tambahan Pengemasan
Kayu, wrapping tambahan, atau bubble wrap dapat menambah ukuran barang sehingga volume berubah dan tarif ikut terpengaruh.
Mengapa Barang Ringan Kadang Lebih Mahal?
Barang yang terlihat ringan bisa jauh lebih mahal jika ukurannya besar. Ruang dalam kendaraan adalah aset terbatas; barang bulky langsung mengurangi kapasitas muatan lain.
Sementara barang kecil yang padat mungkin tampak ringan secara visual, tetapi berat aktualnya membuat tarif per kg lebih relevan.
Ilustrasi Pemilihan Tarif Sesuai Jenis Barang
• Kursi kerja, rak plastik, kasur → kubik
• Barbel, sparepart besi, puli mesin → kg
• TV LED 55–75 inci → kubik (butuh packing khusus)
• Mesin cuci, kulkas → kubik
• Blok mesin kecil tetapi berat → kg
Pilih Tarif Sesuai Karakter Barang
Papandayan Cargo menyediakan pengiriman barang besar & kebutuhan bisnis dari berbagai kota dengan tarif yang transparan. Untuk rute padat seperti Surabaya Batam, tersedia layanan reguler dengan tarif kompetitif mulai dari Rp5.500/kg, termasuk opsi pengemasan standar untuk barang besar.
Semua detail pengiriman bisa diakses melalui kanal resmi Papandayan Cargo agar Anda bisa menyiapkan ukuran, berat, dan kebutuhan tarif dengan lebih akurat.
Kesimpulan
Perbedaan tarif per kg dan per kubik memastikan distribusi beban dan ruang tetap seimbang. Barang padat cenderung dihitung kg, barang bulky dihitung kubik. Memahami kedua sistem ini membantu Anda memperkirakan biaya lebih tepat, memilih pengemasan yang sesuai, dan menghindari salah estimasi tarif.
Pengetahuan ini juga membuat proses pengiriman lebih efisien dan membantu menentukan ekspedisi yang paling tepat untuk berbagai jenis barang.
FAQ
1. Kenapa barang saya dihitung kubik?
Karena ukurannya memakan ruang lebih besar dibanding berat aktualnya.
2. Apakah semua barang besar otomatis kubik?
Tidak semua, tetapi mayoritas barang bulky dihitung kubik.
3. Apakah tarif per kg selalu lebih murah?
Tidak selalu; barang padat dengan berat tinggi cenderung lebih mahal.
4. Tarif kubik berlaku di semua armada?
Ya, berlaku di pengiriman darat maupun laut.
5. Apakah pengemasan mempengaruhi tarif?
Ya, karena dapat menambah volume barang.
Last Updated on 21/11/2025 by Rachmat Razi