Papandayan cargo – Packing untuk genset, compressor, diesel engine, dan alat berat kategori menengah membutuhkan pendekatan berbeda dibanding barang reguler. Unit seperti ini memiliki beban titik, komponen sensitif getaran, reservoir oli atau bahan bakar, serta struktur rangka yang harus ditopang dengan benar. Kesalahan kecil seperti pallet yang tidak rata 3–5 mm, ikatan ratchet yang terlalu menekan panel, atau kelembapan yang dibiarkan di dalam enclosure dapat memicu kerusakan operasional dan klaim besar.
Pada pengiriman antarpulau yang melibatkan konektivitas darat–laut seperti Surabaya–Kupang, karakteristik perjalanan lebih panjang. Kontur gelombang, durasi transit, serta proses pindah-tangan antar armada membuat penguatan packing menjadi faktor utama. Perhitungan dimensi dan kubikasi yang presisi juga menentukan biaya dan efisiensi angkut, yang dapat dibantu dengan panduan volume dimensi kubikasi.
Di lapangan, mesin berat yang ditangani tanpa packing profesional biasanya mengalami pola kerusakan berulang: rangka tergores, kaki genset melesak ke pallet, baut engine mount longgar, hingga radiator penyok akibat tekanan strap yang salah. Karena itu, standar packing yang benar bukan sekadar membungkus rapi, tetapi harus mengikuti prinsip engineering yang sesuai kondisi logistik Indonesia.
Daftar Isi
ToggleJenis Packing Profesional untuk Genset & Mesin Berat
Packing mesin berat harus mempertimbangkan bobot aktual, titik tumpu, pusat gravitasi, serta metode loading di titik asal dan tujuan.
1. Pallet Kayu Heavy-Duty
Digunakan untuk unit 100–800 kg.
Spesifikasi teknis ideal:
- papan bawah tebal 2,5–3 cm
- balok penopang 8–10 cm
- clearance forklift 9–10 cm
- toleransi kemiringan maksimal ±2°
- stopper empat sisi
Pallet harus menahan tekanan statis 2–3 kali berat barang agar stabil terhadap guncangan vertical deck kapal.
2. Rangka Kayu Full Crate
Dipakai jika unit memiliki panel rentan atau komponen elektronik terbuka. Cocok untuk genset 10–50 kVA yang memiliki panel kontrol halus.
3. Metal Base Reinforcement
Diperlukan untuk unit di atas 1 ton atau unit dengan titik kaki sempit. Tujuannya mendistribusikan beban agar pallet tidak pecah saat diangkat forklift.
4. Shrink Wrap Industri
Berfungsi menahan debu dan kelembapan. Pada kondisi lembap (>70%), perlu silica gel industri 500–1000 gram per m³ volume penutup.
5. Anti-Humidity Film
Dipakai untuk barang dengan winding coil atau panel elektrik sensitif.
Langkah Teknis Packing yang Benar untuk Genset & Alat Berat
1. Pemeriksaan Kondisi Sebelum Packing
Hal yang mesti dicek:
- kebocoran oli atau solar
- panel elektrik terbuka
- kondisi radiator dan housing
- kaki mesin dan mounting
- wiring yang rawan tersangkut
- level oli dikurangi sebagian untuk mencegah tumpah
Dokumentasi foto diperlukan dari empat sisi, termasuk bagian bawah.
2. Penyesuaian Base Pallet
Unit tidak boleh diletakkan tanpa penguatan dasar. Titik kritis:
- kaki mesin harus berada tepat di atas balok pallet
- pusat massa berada di tengah titik tuas forklift
- gap sisi pallet simetris
Toleransi kemiringan hanya 3–5 mm.
3. Penguncian Kaki dan Rangka
Menggunakan:
- baut panjang
- stopper kayu
- bracket besi
Tujuannya agar mesin tidak bergeser akibat guncangan.
4. Wrapping dan Pengamanan Panel
Lapisan wajib:
- bubble wrap tebal 10 mm
- wrapping film 2–3 lapis
- shrink wrap tambahan jika cuaca lembap
Bagian paling sensitif:
- panel kontrol
- radiator
- AVR box
- fuel tank
5. Pembuatan Crate
Spesifikasi crate profesional:
- rangka kayu 4×6 cm
- papan 1,8–2 cm
- slot ventilasi minimal
- jarak 3–5 cm antara dinding crate dan unit
6. Penanganan Loading
Risiko terbesar terjadi saat forklift mengangkat barang. Masalah umum:
- tusukan garpu terlalu dalam
- sudut angkat terlalu tinggi
- beban tarik ke samping akibat COG tidak center
Sudut elevasi garpu yang aman adalah maksimal 15°. Pada rute laut seperti Kupang atau Makassar, forklift pelabuhan memiliki standar berbeda, sehingga kualitas packing menentukan keselamatan unit.
Faktor Risiko yang Harus Diantisipasi
1. Getaran dan Sudut Deck Kapal
Transit laut menyebabkan perubahan sudut deck 3–6° secara fluktuatif yang bisa menekan panel dalam crate.
2. Kelembapan Tinggi
Kelembapan >75% selama >48 jam dapat menimbulkan kondensasi pada komponen elektrik.
3. Variasi Kapasitas Forklift
Pindah tangan di berbagai titik membuat standar operator tidak konsisten.

4. Penempatan di Gudang Transit
Jika permukaan lantai tidak rata (>5°), pallet dapat melengkung.
5. Kualitas Pallet
Pallet reuse rawan retak dan tidak boleh dipakai untuk mesin berat.
Perhitungan Volume, Dimensi, dan Kubikasi
Perhitungan kubikasi yang akurat mempengaruhi:
- biaya angkutan
- pemilihan armada
- keseimbangan muatan truk
- efisiensi ruang di kapal
Panduan teknis tersedia pada halaman volume,dimensi, dan kubikasi.
Toleransi error dimensi maksimal ±2 cm dan toleransi error berat ±5%.
Standar Dokumentasi dan Inspeksi di Industri Logistik
Checklist Inspeksi Awal
- foto 4 sisi
- foto panel
- foto radiator
- kondisi wiring
- catatan noda oli
Checklist Packing
- pallet kuat
- stopper terpasang
- wrapping lengkap
- crate rigid
- silica gel
- ventilasi crate
- label arah dan berat
Checklist Pre-Loading
- forklift sesuai kapasitas
- sudut garpu aman
- unit tidak bergerak saat digeser
- ratchet strap dipasang pada rangka, bukan panel
Contoh Pengiriman Genset ke Kupang
Rute Surabaya–Kupang sering dipakai oleh industri konstruksi dan manufaktur. Gambaran rute dapat dilihat pada ekspedisi Surabaya-Kupang.
Risiko dominan pada rute ini:
- gelombang besar 4–6 hari
- loading–unloading lebih dari satu kali
- suhu gudang tinggi
- kelembapan tinggi
- operator forklift dengan standar berbeda
Genset 20–40 kVA hampir selalu direkomendasikan memakai crate penuh dan base besi tambahan.
Rekomendasi Packing Mesin Berat Berdasarkan Berat dan Konstruksi
Mesin 100–500 kg
- pallet heavy-duty
- wrapping + bubble wrap
- silica gel 0,5 kg
- crate opsional
Mesin 500–1.500 kg
- pallet + stopper besi
- crate wajib
- wrapping 3 lapis
- silica gel 1–2 kg
Mesin 1,5–3 ton
- base besi
- crate heavy-duty
- forklift 3–5 ton
- pengaturan COG wajib tepat
Mesin >3 ton
- lifting plan
- sling angle 60°
- rigging team
- crate industri
Layanan Pengiriman Tepat untuk Mesin Berat
Pengiriman mesin berat membutuhkan:
- armada sesuai tonase
- inspeksi teknis
- packing profesional
- dokumentasi lengkap
- pengaturan rute yang kompatibel
- operator berpengalaman
Informasi lebih lengkap dapat dilihat melalui website Papandayan cargo.
Kesimpulan
Packing mesin berat membutuhkan pemahaman engineering dan kondisi nyata rantai logistik Indonesia. Prosesnya mencakup inspeksi awal, pembuatan base yang kuat, penguncian rangka, proteksi panel, serta metode loading yang aman. Pada pengiriman jarak jauh darat–laut, crate berkualitas dan distribusi beban yang tepat menjadi faktor utama yang menjaga barang tetap stabil dan bebas kerusakan. Dengan penerapan standar ini, mesin berat dapat tiba di lokasi dengan kondisi optimal tanpa downtime dan tanpa risiko klaim yang merugikan.
FAQ
1. Apakah genset wajib menggunakan crate?
Tidak selalu, namun genset dengan panel sensitif sebaiknya memakai crate penuh.
2. Apakah oli harus dikuras?
Perlu dikurangi sebagian untuk mencegah tumpah selama perjalanan.
3. Apakah mesin 300–400 kg wajib forklift?
Tidak wajib, namun paling aman dan stabil.
4. Apakah silica gel perlu?
Penting pada rute tinggi kelembapan atau pengiriman laut.
5. Apakah genset boleh ditidurkan?
Tidak dianjurkan karena berisiko merusak struktur internal dan sistem pelumasan.
Last Updated on 25/11/2025 by Rachmat Razi


