1 Koli Berapa Kg? Penjelasan Lengkap, Contoh Nyata, dan Alasan Kenapa Bisa Berbeda

1 koli berapa kg ilustrasi paket kardus ditimbang untuk pengiriman barang
Penghitungan berat 1 koli dalam pengiriman barang menggunakan timbangan logistik.

Papandayan Cargo – Dalam dunia pengiriman barang, istilah koli hampir selalu digunakan. Namun saat muncul pertanyaan “1 koli berapa kg?”, banyak orang masih menganggap koli sama dengan satuan berat. Padahal, koli bukanlah kilogram. Koli adalah satuan jumlah paket. Karena itu, berat satu koli bisa sangat berbeda tergantung jenis barang dan ukuran kemasannya.

Agar tidak salah hitung ongkir dan tidak salah paham saat mengirim barang, penting untuk memahami apa itu koli, bagaimana cara menghitung beratnya, serta kenapa satu koli bisa dihitung berbeda antara satu barang dengan barang lainnya.

Apa Itu Koli dalam Pengiriman Barang?

Koli adalah satu unit kemasan atau satu paket barang yang dikirim. Satu koli bisa berupa kardus, peti kayu, karung, atau bentuk kemasan lain. Koli hanya menghitung jumlah paket, bukan beratnya.

Artinya, satu koli bisa berisi barang ringan seperti pakaian, atau barang berat seperti mesin dan spare part. Karena itu, tidak ada standar baku yang menyebut satu koli sama dengan sekian kilogram.

Kenapa Berat 1 Koli Bisa Berbeda Tergantung Barangnya

Perbedaan berat satu koli terjadi karena karakter barang yang dikirim berbeda beda. Barang padat seperti mesin, besi, atau material industri memiliki bobot tinggi meskipun ukurannya tidak besar. Sebaliknya, barang seperti bantal, styrofoam, atau produk plastik bisa berukuran besar tetapi bobotnya ringan.

Selain jenis barang, ukuran kemasan juga berpengaruh. Dalam pengiriman, bukan hanya berat yang diperhitungkan, tetapi juga ruang yang dipakai di kendaraan. Karena itu, ekspedisi menggunakan dua jenis perhitungan berat untuk menentukan tarif yang paling adil.

Rumus Menghitung Berat Koli dalam Pengiriman

Dalam praktik logistik, ada dua jenis berat yang selalu dibandingkan. Berat yang digunakan untuk tarif adalah yang paling besar di antara keduanya.

1. Berat aktual
Berat asli barang berdasarkan hasil timbangan dalam kilogram.

    2. Berat volume
    Berat yang dihitung dari ukuran barang untuk mewakili ruang yang terpakai.

    Rumus berat volume yang umum digunakan adalah:

    Panjang × Lebar × Tinggi ÷ 6000
    Satuan ukuran menggunakan sentimeter.

    Jika ingin memahami penjelasan teknisnya secara lebih detail, kamu bisa membaca panduan lengkap tentang cara menghitung volume dan kubikasi barang dalam pengiriman sebagai referensi lanjutan.

    1 koli berapa kg ilustrasi paket kardus ditimbang dalam proses pengiriman barang
    Penghitungan berat 1 koli untuk mengetahui berapa kg dalam proses pengiriman barang.

    Analogi Sederhana agar Mudah Dipahami

    Bayangkan kamu naik bus dan membawa barang. Ada dua tas yang sama sama satu buah.

    Tas pertama kecil tapi isinya buku dan besi. Beratnya sangat berat, tapi tidak memakan banyak tempat.
    Tas kedua besar seperti koper kosong. Ringan saat diangkat, tapi memakan satu kursi penuh.

    Dalam pengiriman barang, ekspedisi menghadapi kondisi yang sama. Kendaraan punya batas berat dan juga batas ruang. Karena itu, yang diperhitungkan bukan hanya seberapa berat barangnya, tapi juga seberapa besar ruang yang dipakai.

    Jika barang berat tapi kecil, yang diperhitungkan adalah beratnya.
    Jika barang ringan tapi besar, yang diperhitungkan adalah volumenya.

    Itulah alasan kenapa berat volume digunakan dalam logistik.

    Contoh Nyata Perhitungan 1 Koli

    Agar lebih jelas, berikut contoh yang sering terjadi di lapangan.

    Contoh pertama
    Satu koli berisi pakaian dalam kardus kecil.
    Berat aktual 6 kg.
    Ukuran kecil sehingga berat volumenya lebih rendah dari 6 kg.
    Berat yang dipakai untuk tarif adalah 6 kg.

    Contoh kedua
    Satu koli berisi bantal berukuran besar.
    Berat aktual 5 kg.
    Ukuran kardus 70 × 60 × 40 cm.
    Berat volume sekitar 28 kg.
    Berat yang dipakai untuk tarif adalah 28 kg.

    Contoh ketiga
    Satu koli berisi spare part mesin dalam peti kayu.
    Berat aktual 45 kg.
    Ukuran relatif padat sehingga berat volumenya lebih kecil.
    Berat yang dipakai untuk tarif adalah 45 kg.

    Dari contoh tersebut terlihat bahwa meskipun sama sama satu koli, berat yang dihitung bisa sangat berbeda.

    Hubungan Koli dengan Biaya Pengiriman

    Koli digunakan untuk menghitung jumlah paket yang dikirim. Berat digunakan untuk menentukan biaya kirim. Karena itu, dua pengiriman dengan jumlah koli yang sama belum tentu memiliki ongkir yang sama.

    Semua bergantung pada berat aktual, ukuran barang, dan perhitungan berat volume. Inilah sebabnya memahami konsep ini sangat penting, terutama bagi pengirim rutin dan pelaku usaha.

    Kirim Barang dari Jakarta ke Seluruh Indonesia

    Jakarta merupakan pusat utama distribusi barang ke berbagai wilayah Indonesia. Mulai dari kebutuhan UMKM, pengiriman bisnis, hingga barang industri, semuanya membutuhkan perhitungan koli dan berat yang tepat agar tarif pengiriman sesuai dengan kondisi barang. Untuk rute tertentu seperti pengiriman dari Jakarta ke Banjarmasin, perhitungan berat aktual dan volume menjadi faktor penting karena karakter barang yang dikirim sangat beragam.

    Kirim Barang dari Surabaya ke Seluruh Indonesia

    Surabaya menjadi hub logistik strategis, khususnya untuk pengiriman ke wilayah Indonesia bagian tengah dan timur. Banyak barang yang dikirim dari Surabaya memiliki variasi ukuran dan berat yang cukup ekstrem. Karena itu, pemahaman tentang perhitungan koli dan berat sangat membantu dalam merencanakan biaya dan proses pengiriman dengan lebih efisien.

    Kesimpulan

    Pertanyaan “1 koli berapa kg?” tidak memiliki jawaban tunggal. Koli adalah satuan jumlah paket, bukan satuan berat. Berat satu koli bisa berbeda tergantung jenis barang, ukuran kemasan, dan metode perhitungan yang digunakan.

    Dalam pengiriman barang, berat yang dijadikan dasar tarif adalah berat terbesar antara berat aktual dan berat volume. Dengan memahami rumus dan analoginya, pengirim dapat memperkirakan ongkir dengan lebih realistis dan menghindari kesalahpahaman saat proses pengiriman.

    FAQ

    1. Apakah 1 koli selalu sama dengan 1 kilogram?

    Tidak. Koli bukan satuan berat. Berat satu koli bisa berbeda tergantung isi dan ukuran barang.

    2. Kenapa barang ringan bisa dikenakan ongkir mahal?

    Karena barang tersebut memakan ruang besar sehingga dihitung menggunakan berat volume.

    3. Mana yang lebih menentukan biaya kirim, koli atau berat?

    Berat yang paling menentukan biaya kirim. Koli hanya mencatat jumlah paket.

    4. Apakah semua barang dihitung dengan rumus volume

    Tidak. Barang yang padat biasanya dihitung dengan berat aktual. Barang besar dan ringan baru dihitung dengan berat volume.

    5. Bagaimana cara menghindari salah hitung ongkir

    Pastikan mengetahui berat dan ukuran barang sejak awal serta memahami apakah barang lebih dominan ke berat aktual atau volume sebelum dikirim.

    Last Updated on 05/01/2026 by Rachmat Razi

    5/5 - (4 votes)
    Search

    Cek Tarif dan Resi Dibawah Ini

    Artikel Terbaru

    Bagikan Jika Bermanfaat

    HUBUNGI KAMI
    PAPANDAYAN CARGO

    HUBUNGI KAMI

    Hubungi Kami

    Untuk Pertanyaan, silahkan klik salah satu cabang nomor Whatsapp di bawah ini

    #SEMANGAT BARU
    #TUMBUH BERSAMA

    HUBUNGI KAMI
    PAPANDAYAN CARGO

    HUBUNGI KAMI

    #SEMANGAT BARU
    #TUMBUH BERSAMA